Fakta-Fakta Menarik dari Puasa Ramadhan Menurut Penelitian Ilmiah

Fakta-Fakta Menarik dari Puasa Ramadhan Menurut Penelitian Ilmiah

Ketika seorang Muslim memasuki bulan Ramadhan tentu kewajiban atas dirinya adalah berpuasa. Puasa memang diwajibkan kepada umat Muslim dijalankan selama 29-30 hari di bulan Ramadhan. Seperti yang telah kita ketahui jika bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan. Sehingga tidak heran jika para Muslim menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Mungkin banyak diantara kita yang hanya menjalankan puasa Ramadhan karena memang sudah kewajiban bagi seorang Muslim. Tapi tahukah Anda jika ada banyak fakta terbaik dibalik puasa yang kita lakukan selama bulan suci tersebut jika dilihat dari ilmu ilmiahnya.

Bagaimana? Apakah Anda sudah tidak sabar fakta-fakta apa saja dibalik puasanya orang yang berpuasa di bulan suci Ramadhan jika dilihat dari sisi medis atau ilmu ilmiah. Berikut merupakan fakta-faktanya, perhatikan dan cermati dengan baik ya, agar Anda semakin semangat dalam menjalankan ibadah puasanya.

Puasa Mencegah Serangan Penyakit

Ibadah puasa merupakan sarana pencegahan dari segala penyakit dan gangguan kesehatan pada tubuh akibat kebiasaan makan yang berlebihan dan berkaitan sepanjang hari tanpa pernah berhenti. Menurut banyak penelitian ilmiah menunjukkan jika ibadah puasa merupakan cara pencegahan tubuh terserang berbagai macam penyakit. Dengan berpuasa juga dapat menjadi sarana terapi untuk penyembuhan terhadap beberapa penyakit kronis.

Performa Kinerja Organ Tubuh Meningkat

Proses vital yang berlangsung dalam tubuh mampu ditingkatkan dengan melakukan ibadah puasa. Dengan berpuasa juga dapat meremajakan komponen-komponen sel dasar dan energi yang tersimpan di dalamnya sehingga menjadikannya lebih kuat dan lebih mampu menghadapi hal-hal berat seperti halnya keadaan darurat saat tubuh mengalami pasokan makanan yang sedikit atau tidak mendapatkan pasokan makanan sama sekali dalam jangka waktu tertentu.

Membantu Proses Anabolisme dan Kataolisme

Proses anabolisme dan kataolisme terangkum menjadi satu saat menjalankan ibadah puasa. Dengan adanya proses tersebut menjadikannya dapat memenuhi pasokan glukosa sebagai satu-satunya bahan bakar untuk sel otak dan sebagai bahan bakar utama seluruh jaringan lainnya. Bagi umat Muslim yang sebelum Ramadhan telah terbiasa menjalankan ibadah puasa sunah tentu untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan suci ini akan sangat membantu ketahanan tubuh menjalankan ibadah puasa.

Pengontrol Gejolak Seksual

Fakta terbaik dari ibadah puasa menurut penelitian ilmiah yaitu mampu menjadi pengontrol dan penegak gejolak seksual yang tinggi di kalangan remaja dan anak-anak muda. Dengan berpuasa pastinya mereka berusaha menahan hasratnya untuk tidak melakukan hal-hal yang membatalkan ibadah puasanya.

Sebenarnya masih banyak fakta-fakta yang berkaitan dengan ibadah puasa yang dapat dikaji dengan penelitian ilmiah. Berpuasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan kebaikan ternyata tidak hanya sebuah tuntutan dan kewajiban agama saja tapi juga memberikan dampak yang sangat positif bagi diri dan juga tubuh manusia. Hal ini tentu membuat kita semakin yakin jika memang Islam menjadi agama yang sangat baik dengan berbagai tuntunan dan ajarannya yang pasti memberikan kebaikan bagi para umat yang menjalankannya.

Semoga fakta-fakta unik yang tentang ibadah puasa di bulan penuh keberkahan dan kebaikan yaitu bulan Ramadhan dapat membuat kita semakin bersemangat menjalankannya. Pastinya semangat yang dimiliki diri Anda haruslah semangat yang sungguh-sungguh hingga dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan sampai hari dimana diri manusia menjadi fitri. Bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa, jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih saat sahur ya, agar tubuh tidak kekurangan cairan dan dapat kuat hingga berbuka nanti.

Komentar

Related posts

Read more:
Fakta Mengerikan di Balik Film Disney Favoritmu
4 Fakta Mengerikan di Balik Film Disney Favoritmu


Close