Mengenal Highly Sensitive Person dan Empath

Mengenal Highly Sensitive Person dan Empath

Apa yang terlintas di benakmu jika mendengar kata “highly sensitive person” atau “orang yang sangat sensitif”? Pastinya kebanyakan dari kamu berpikir ini adalah jenis orang-orang “lebay” yang juga drama queen. Hampir semua wanita pasti merasa dirinya sensitif, di mana mereka merasa mudah menangis, mudah terbawa suasana, dan perasa. Namun, itu semua bukan gambaran yang tepat akan highly sensitive person, atau HSP.

Highly Sensitive Person

HSP adalah orang-orang dengan sensitivitas abnormal yang bisa merasakan hal-hal yang umumnya tidak bisa dirasakan orang lain. Mereka tidak hanya sensitif perasaannya, tetapi juga inderawi dan sistem tubuhnya. Orang-orang seperti ini terlahir dengan sistem saraf yang sedikit berbeda dari masyarakat para umumnya, sehingga mereka lebih terekspos pada rangsangan dan reaksinya akan jauh lebih kuat dari orang biasa. Beberapa ciri-ciri HSP biasanya adalah:

  1. Mudah alergi.
  2. Tidak tahan efek kafein.
  3. Tidak tahan suara-suara yang berbunyi secara konstan dan terus-menerus. Apalagi jika bising.
  4. Pilih-pilih makanan, karena makanan tertentu teksturnya akan terasa menyakitkan di lidah mereka.
  5. Tidak suka suhu makanan yang panas atau dingin, lebih suka yang netral.
  6. Tidak tahan sentuhan orang lain. Maka mereka tidak terlalu suka kontak fisik, seperti pelukan.
  7. Tidak tahan akan tekstur pakaian tertentu, seperti wool, yang terasa menyakitkan jika menggesek kulit mereka.
  8. Tidak tahan jika ada benda asing, sekecil apapun itu, yang menempel pada tubuh mereka.

HSP memang terkesan rapuh dan rewel. Namun, mereka memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang lain. Tak hanya soal fisik, mereka juga sensitif dalam hal-hal yang tidak bisa dirasakan orang lain, sehingga tampaknya mereka memiliki bakat paranormal. Contohnya, mereka bisa merasakan apa yang sedang kamu rasakan. Emosi orang lain adalah suatu getaran, dan mereka bisa dengan mudah merasakannnya. Benda-benda seperti batu-batuan alami, seperti kristal, yang memiliki getaran tinggi, juga bisa dengan mudah dirasakan oleh mereka.

 

Empath

Lalu, apa itu empath? Empath berasal dari kata empati. Ini adalah julukan untuk orang-orang dengan kadar sensitivitas sangat tinggi yang bisa merasakan apa yang orang lain rasakan. Contohnya, seorang empath akan merasakan sakit di tempat yang sama jika melihat orang lain terluka. Ia akan mengaduh dan memegangi tangannya jika melihat orang lain tangannya terluka. Empath tidak hanya bisa merasakan perasaan orang lain, tetapi juga kesakitan mereka. Inilah makanya para empath tidak suka keramaian dan cenderung menyendiri, karena kerumunan orang, dengan energi yang berbeda-beda, akan membombardirnya dan membuatnya merasakan apa yang tidak mau ia rasakan. Dan itu rasanya sangat melelahkan.

Mengenal Highly Sensitive Person dan Empath - Ciri Empath

Tak jarang seorang empath bingung akan emosi-emosi yang ia rasakan, mengapa ia merasakan hal itu. Itu karena kebanyakan emosi yang mereka rasakan berasal dari orang lain yang terserap ke tubuh mereka secara tidak sengaja. Maka para empath biasanya didiagnosis mengidap bipolar disorder.

Lalu, apa bedanya HSP dan empath? Kurang lebih, mereka memiliki karakteristik yang sama. Namun, empath jauh lebih mendalam dalam merasakan orang lain dan terkesan lebih mistik secara metafisika. Semua empath adalah HSP, tetapi tidak semua HSP adalah seorang empath. Setiap empath pasti memiliki kadar sensitivitas sangat tinggi, tetapi tidak semua orang hipersensitif bisa merasakan kedalaman yang dirasakan para empath.

Jadi, apakah kamu seorang hyper sensitive person? Atau malah seorang empath?

Komentar

Related posts

Read more:
Fakta unik shalat Tarawih
3 Fakta Unik Shalat Tarawih Di Indonesia


Close